LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
LAJU REAKSI
KELOMPOK 7
RASTRA IKE SALEHA
ISTIQOMAH AMALIA R.
RENI SUSANTI
MELIKE LINDA SUSANTI
VINA RIZQY AMALIA
SMAN 2 BANGKALAN
Tahun Pelajaran 2013/2014
KINETIKA REAKSI HCl dan
Na2S2O3
Alat
dan Bahan:
1. Tabung
reaksi
2. Gelas
kimia
3. HCl
4. Na2S2O3
Langkah Kerja :
1.
Memasukkan
larutan HCl 5 ml dan larutan Na2S2O3 5 ml
kedalam tabung reaksi
2.
Menghitung
waktu sampai terjadi pengendapan
3.
Memasukkan
kedalam kertas ukur kemudian kertas lakmus diberi tanda X lalu diletakkan
diatas kertas lakmus yang ada tanda X, dan mengamati sampai tanda X dikertas
lakmus tidak terlihat.
Dasar Teori
Laju reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produknya persatuan waktu. Ukuran
jumlah zat dalam reaksi kimia umumnya dinyatakan sebagai konsentrasi molar/molaritas
(M) dengan demikian maka laju reaksi menyatakan berkurangnya konsentrasi atau
bertambahnya konsentrasi. Zat hasil reaksi setiap satu satuan waktu. Faktor
yang mempengaruhi suhu katalis konsentrasi tekanan reaktan dan luas partikel.
|
No
|
HCl
|
Na2S2O3
|
t
|
1/t
|
|
1.
|
1
|
1
|
38
|
1/38
|
|
2.
|
0,2
|
1
|
51
|
1/51
|
|
3.
|
1
|
0,5
|
60
|
1/60
|
Persamaan orde reaksi
HCl pada percobaan 1 dan 2
=
0,5n = 0,7
n = 0,71
persamaan orde reaksi
Na2S2O3 pada percobaan 1dan 3
=
0,5n = 0,6
n = 0,83
V
= K [HCl] [Na2S2O3]2.1
KESIMPULAN
- Kecepatan laju reaksi di pengaruhi
oleh konsentrasi zat pereaksi dan suhu.
- Semakin besar konsentrasi zat reaktan,
makin cepat laju reaksinya.
- Semakin tinggi suhu suatu larutan,
maka semakin cepat laju reaksi yang akan terjadi.
Daftar Pustaka
Harjadi,W. 1987. Ilmu Kimia Analitik Dasar. PT. Gramedia : Jakarta
Khopar, S.M. 2003. Konsep Dasar Kimia Analitik. Universitas Indonesia :
Jakarta
Sastrohamodjojo, Hardjono. 2005. Kimia Dasar. Gajah Mada Universitas Press
: Jogjakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar