Senin, 19 Oktober 2015

RESENSI NOVEL HAIR QUAKE



RESENSI NOVEL  HAIR QUAKE


setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihan, namun dari sebuah kekurangan itu kita dapat menjadi seseorang yang labih tangguh dalam menjalani hidup.
          Andita Soekardi memang bukan seorang Barbie yang cantik, langsing, dan berambut pirang indah. Ia Cuma cewek biasa yang bekerja sebagai guru bahasa inggris disebuah institut bahasa asing. Ia cewek normal, impulsif, cerewet, moody, namun baik hati dan pintar. Ia lumayan pede walaupun bekulit hitam, bertubuh kerempeng,  dan belum punya pacar. Cuma satu yang membuatnya aneh: punya opsesi akut pada rambutnya ! bagi Andita, better hair brings better luck, better love and better life.
          Hidup Andita berantakan ketika fotonya masuk ke majalah dan rambutnya disebut sudah out of style. Segala hiburan sahabatnya, Ferry, tidak digubrisnya. Andita malah mendatangi salon tempatnya memotong rambut dengan gaya yang disebut sudah jadul itu, dan menuntut ganti rugi.
          Saat menjalani perawatan rambut ganti rugi disalon itulah Andita bertemu dengan Prasta, eksekutif muda ganteng yang selalu jadi curahan hatinya.  Kepada Prasta Andita mencurahkan segala unek-uneknya dikantor, proses promosi jabatannya yang bertele-tele, dan nyaris semua cerita didalam hidupnya. Prasta bak Ferry kedua bahkan lebih.
          Tapi kemudian Ricky, sesama pengajar di institut tempat Andita mengajar sepertinya menaruh hati padanya. Jadi, siapa yang harus Andita pilih, Prasta atau Ricky ? apakah benar kondisi rambutnya  memengaruhi kehidupan karier dan cintanya ?
          Dalam novel yang bejudul Hair Quake banyak menggunakan bahasa Inggris seperti “ it looks like someone has been taking care of you”, yang dapat menambah wawasan dalam bahasa Inggris, novel ini juga dilengkapi dengan biografi penulis yaitu Mariskova, yang menceritakan sedikit tentang kehidupan Mariskova, juga  menggunakan bahasa sehari-hari (tidak baku)  sehingga mudah dimengerti karena pemilihan katanya komunikatif.
          Konflik yang disajikan dalam novel tersebut cukup menarik, akan tetapi yang harus menjadi bahan pertimbangan adalah ending ceritanya, ending cerita dalam novel tersebut banyak ditemui di buku ber-genre sejenis.
           Novel ini bisa dijadikan teman saat mengisi waktu luang, isinya sangat menghibur bagi pembacanya, dan juga cocok dibaca oleh kalangan remaja yang menuju kearah dewasa, karena novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang memiliki kekurangan tetep optimis dalam menjalani kehidupannya dan dari kekurangannya itu dia dapat memperlihatkan kelebihannya.















                 
Oleh : Melike Linda Susanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar